Minggu, 29 Januari 2012

Tip ‘n trik penjodohan murai batu ala Black Bird Keeping


Pada dasarnya kunci keberhasilan seorang breeder adalah “SABAR”. Tanpa 5 huruf tersebut saya berani menjamin bahwa proses breeding semua hal jenis hewan akan gagal. Selama 6 bulan terkahir saya berusaha untuk menjodohkan beberapa Murai Batu di rumah dengan berbagai metode yang berbeda.
Sebenarnya tidak ada patokan waktu yang khusus dalam proses penjodohan murai batu. Di berbagai media masa ada yang mengatakan kurang lebih 2 (dua) minggu, tapi dalam kenyataan mungkin waktu 2 (dua) minggu tersebut belum cukup.
Saya sendiri pernah “sangat amat teramat sangat” beruntung, hanya dalam waktu 30 menit saya berhasil menjodohkan murai batu, tetapi selebihnya butuh waktu yang relatif lama untuk menjodohkan pasangan pasangan murai tersebut.
Sepanjang yang saya amati, bahwa untuk menjadikan pasangan tersebut “klik” sehingga si betina tidak takut ketika di dekati oleh si jantan adalah proses tersulit dalam teknik penjodohan murai batu.
Tidak ada trik khusus sebenarnya, kuncinya adalah dengan kontrol pakan selama proses penjodohan tersebut.

Saya sendiri adalah salah korban pertama begitu manisnya mulut seorang “DUTO SRI CAHYONO” pada saat launching Bird Mature kekekekekekekekeke. Atas promo yang begitu menggebu-gebu akhirnya saya mencoba 1 botol “BIRD MATURE”.Murai jantan cenderung lebih agresif daripada si betina, maka yang harus dilakukan adalah memberikan porsi makan yang berbeda kepada kedua murai tersebut. Apabila si jantan diberi 1 sendok makan kroto, maka berilah si betina 2 sendok makan. Apabila si jantan diberikan 2 jangkrik (pemberian max dalam proses penjodohan), maka berilah si betina minimal 4 jangkrik dalam tiap sesi makannya. TETAPI TETAP SAJA METODE INI MEMBUTUHKAN WAKTU YANG LAMA.
Penjodohan murai batu Bonar-anakan Alpacino
Bonar sendiri adalah tipe murai yang tenang tapi begitu ganas jika melihat betina. Mungkin sudah ada 3 betina yang menjadi keganasan bonar. Sedangkan betina anakan Al Pacino (AP) sendiri adalah betina dari tempat Pak Samino. Tipe dari AP sendiri adalah betina patah hati. Betina patah hati adalah betina yang dicabut paksa dari pejantannya atau pada saat proses breeding (pada posisi betina sudah meloloh anakannya dengan dibantu soulmatenya) si jantan mati. Betina yang seperti ini sangat sulit untuk dijodohkan kembali, kecuali dengan meningkatkan metabolisme birahi di tubuhnya secara ekstrim.
Pada saat menjodohkan BONAR x AP, tiap kali saya satukan di kandang jodoh, si AP tidak pernah mau tenang, sehingga membuat BONAR emosi dan justru cenderung menghajarnya.
Akhirnya, selama 7 (tujuh) hari berturut-turut, saya tetesi AP dengan Bird Mature sebanyak 5 tetes pada jam 19.00 WIB. Dengan asumsi bahwa pada waktu malah hari murai cenderung istirahat sehingga proses reaksi Bird Mature lebih reaktif dalam meningkatkan metabolism tubuhnya.
Selama tiga hari kemudian saya mendengar si AP mulai berbunyi dan memanggil si Bonar (tanda betina birahi adalah dengan mengeluarkan suara suara atau berbunyi). Hingga akhirnya saya tingkatkan pemberian Bird Mature menjadi 3 tetes pagi dan 7 tetes sore hari selama 4 hari berturut turut.
Ternyata yang terjadi lebih dasyat…. Si AP semakin agresif dan berbunyi sangat sering. Akhirnya sekat kandang jodoh pun saya buka dan melihat AP begitu agresif dan sudah memainkan ekornya ketika dirayu BONAR alias SUDAH JODOH dan siap dimasukan ke kandang breeding dan siap membuat Dapur BLACK BK “ngebul” huehuehue…..


Majikan Black Bird Keeping Cilacap...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ksatrio.471@gmail.com